Wahai Generasi Muda Aceh yang hebat kalian adalah generasi penerus yang kelak akan memikul tanggung jawab atas tanah air kita sendiri.
Setiap orang Aceh yang masih percaya diri sebagai orang Aceh tahu siapa dirinya. Namun hari ini kita menyaksikan bagaimana banyak bangsa lain telah kehilangan jati diri mereka, terjebak dalam krisis identitas yang parah. Bangsa yang kehilangan jati diri akan kehilangan segalanya bahkan tanah dan masa depannya akan diambil oleh orang lain.
Bangsa Aceh hari ini sedang menghadapi penyakit kehilangan jati diri yang berat. Penyakit ini tidak datang dengan sendirinya, tetapi ditularkan oleh ideologi yang dipaksakan, yang berusaha menggantikan kolonialisme lama dengan bentuk penjajahan baru penjajahan dari pusat kekuasaan.
Inilah alasan mengapa kita berkumpul dan bersuara hari ini, agar kita dapat menentukan sendiri bagaimana mempertahankan pusaka kita, bagaimana menyelamatkan bangsa kita, bahasa kita, budaya kita, agama kita, adat-istiadat kita, dan hak kita untuk hidup sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.
Bangsa Aceh bukan bangsa baru. Leluhur kita telah hidup di tanah ini jauh sebelum kita dilahirkan, dan mereka hidup sebagai bangsa yang bebas dan bermartabat.
Sejarah mencatat dengan jelas dan dunia mengakuinya bahwa Bangsa Aceh sejak dahulu kala adalah bangsa yang merdeka. Kita berbeda. Jalan sejarah kita berbeda. Kita tidak pernah tunduk, dan kita tidak dilahirkan untuk ditundukkan.
Dalam buku peringatan 100 Tahun Perang Aceh, kalian telah membaca betapa besar dan kuatnya bangsa ini. Aceh adalah bangsa pertama di Asia Tenggara yang mengalahkan tentara Eropa, dan satu-satunya yang terus melawan mereka dalam waktu yang begitu panjang. Itu bukan dongeng itu adalah fakta sejarah.
Jika kalian memahami masa lalu kalian, maka kalian akan mampu menjamin masa depan kalian. Kalian telah diberi teladan oleh para leluhur teladan keberanian, keteguhan, dan kehormatan. Maka pertanyaannya kini sederhana, Apa lagi yang kalian tunggu?
Penulis : Pernah melihat kehebat TNA pada masa Konflik Aceh!
Kuta Rajak 7/2-2026