Aalborg, Denmark — Tengku Musanna Tiro melakukan kunjungan silaturahmi ke Denmark dan bertemu dengan masyarakat Aceh yang bermukim di berbagai kota di wilayah Nordjylland. Perjalanan tersebut dilakukan dari Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, menuju Aalborg, Denmark.
Dalam pertemuan tersebut, Tengku Musanna Tiro bersama masyarakat Aceh membahas dan berdiskusi mengenai situasi bencana yang tengah melanda Aceh. Sejumlah keprihatinan disampaikan, khususnya terkait minimnya perhatian internasional terhadap kondisi Aceh, yang disebabkan oleh tidak diizinkannya bantuan luar masuk. Kondisi ini dinilai telah memunculkan persoalan-persoalan baru yang semakin memberatkan masyarakat yang ada di Aceh.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, Tengku Musanna Tiro mengajak masyarakat Aceh bansigôm Dônja, baik yang berada di tanah air maupun di pengasingan, untuk memandang Aceh sebagai rumah bersama dan tanggung jawab bersama. Ia menekankan pentingnya kerja keras, kebersamaan, dan kepedulian kolektif dalam mencari jalan keluar guna membantu masyarakat Aceh menghadapi dan mengatasi dampak bencana.
Suasana silaturahmi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Semangat ke-Aceh-an dan rasa persaudaraan terasa kuat di tengah pertemuan tersebut, terlebih saat Aceh sedang berada dalam kondisi musibah. Hal ini mencerminkan nilai kebersamaan bahwa ketika satu bagian merasakan penderitaan, bagian yang lain pun ikut merasakannya.
Usai kegiatan silaturahmi di Aalborg, Tengku Musanna Tiro melanjutkan perjalanan kembali ke Amerika Serikat melalui Belanda
Biro Penerangan Aceh Merdeka
Wareeh


Njoë keuh saboh sueuë njang rajek that keu geutanjoë bansa Atjèh bak masa njoë, njang wadjéb tapham uroë dan malam. Sabab bak djeunaweuëb geutanjoë ateuëh sueuë njoë meugantung nasib bandum geutanjoë bak masa njoë, nasib keuturônan bak masa ukeuë, dan nasib Nanggroë Atjèh njoë ateuëh rhuëng dônja.